Puisi Kolaborasi Oleh : Tazkira,
Nyzriel El Habibi dan Prie Panggie
Berjudul : ISI HATI RAKYAT, Maaf sang
Koruptor dan Koruptor yang galak
----
instrument lagu bongkar : Iwan Fals
Dulu negeri ini makmur
Dulu negeri ini sejahtera
Entah kenapa, negeri ini perlahan runtuh
Runtuh oleh tikus yang menggerogoti tubuh
Kalian yang terus lapar akan uang
Kalian yang terus haus akan kekuasaan
Dimana letak hati nurani kalian
Melihat rakyat yang kian lama kian sengsara
Jangan kalian kira dengan uang harammu kau
dapat membeli semuanya
Jangan kalian kira dengan uang harammu kau
dapat membeli surge
-------
s e l a - instrument ----
Negara ini bebas bung! Negara demokrasi!
Demokrasi katamu, itu hanya teori bung
Emang sih dari rakyat, oleh rakyat dan untuk
rakyat.
memang kami di pilih oleh rakyat
maka ini lah saat nya rakyat membantu kami
Kami perjuangkan aspirasi rakyat, maka salah
kah,
kami mengambil upah dari perjuangan itu ?
Duduk manis sambil merokok, rapat, rapat dan
rapat
itu lah yang engkau lakukan untuk rakyat
benar, maka tiada salah nya kami berlibur
sejenak ke pulai Bali atau
bahkan ke Dominika, juga ke Cartagena
menghamburkan uang rakyat yang trilyunan
Ingat bung! di dunia kau boleh jadi
konglomerat
Tapi diakhirat kau bisa sekarat !
--------
sela ----- instrumen ---
Hehehe seorang pengamen di atas patas tujuh
belas
dengan suara serak tapi terdengar antusias
syairnya tersusun begitu lugas
ia berdendang di antara udara pengab dan
panas :
Hai engkau sang koruptor . . . . .
Kalo melihat duit sangat galak
hati-hati sebab engkau bisa mati mendadak
dan akan dipikul di atas pundak
kemudian dimasukkan ke liang lahat berbentuk
kotak
ditimbun tanah tanpa kuasa menolak
tragisnya tukang pacul pun menginjak-injak
seolah tiada harga karena pupusnya congkak
Hai sang koruptor . . . .
sadar dan kembalilah ke jalan yang benar
sebab Tuhan begitu manis dan lembut
menunggu kedatanganmu . . . . Amin.
--**
--
Prie
Panggie, Lewa,
Jakarta, 18 Juli 2010
No comments:
Post a Comment