Monday, January 7, 2013


“ Kasih-Nya yang begitu besar bagi manusia “




Renungan singkat.

Bacaan : IBRANI 10: 24


Nats : Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik (Ibrani 10:24)

Kasih Allah yang sedemikian besar bagi kita tak bisa dibandingkan dengan apa pun. Peristiwa penyaliban, kematian, dan kebangkitan Kristus adalah titik puncak di mana Allah dengan kuasa-Nya menunjukkan kasih-Nya yang begitu besar bagi manusia.

Kini, ketika kita kembali mengenang dan memperingati peristiwa itu, mari kita lebih mendekatkan diri kepada-Nya dan merenungkan kasih-Nya itu. Sudahkah kita mengerti mengapa Ia rela melakukan semuanya itu? Sudahkan kita berusaha membalas kasih-Nya itu? Dan sudahkah kita mengasihi Dia dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi kita? Itulah beberapa pertanyaan yang hanya bisa dijawab oleh masing-masing kita. Tapi satu hal yang pasti, Kasih Tuhan Yesus yang begitu mahal dan penuh derita, telah Ia bayar lunas, untuk membebaskan kita dari dosa.

Belakangan ini di beberapa daerah terjadi fenomena ulat bulu. Tentu seekor ulat bulu tidak akan mungkin bisa melahirkan fenomena. Tapi ketika mereka berjumlah ribuan bahkan jutaan, maka setiap rindangnya pepohonan pun dalam sekejap akan digundulinya. Ulat bulu dan belalang mempunyai kesamaan.

Ilustrasi kita kali ini bukan ulat bulu, melainkan tentang belalang (sesuai dengan yang tertulis dalam Kitab Amsal). Seekor belalang tentu hanya seekor binatang kecil yang biasa-biasa saja, sama juga dengan seekor ulat bulu. Bahkan seringkali, seekor belalang dijadikan makanan burung. Tapi ketika bergabung dengan belalang-belalang lain, sekawanan belalang yang berjmlah besar itu, akan segera melahap semua tanaman yang mereka lewati.

Belalang menunjukkan kekuatan kerja sama. Apa yang tidak dapat mereka lakukan sendiri, dapat diselesaikan bersama- sama. Dalam kitab Amsal di Perjanjian Lama, Agur, seorang yang berhikmat berkata, "Belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur" (dalam Amsal 30:27).
Kita dapat memetik pelajaran dari makhluk kecil ini. Para pengikut Kristus yang bekerja dan berdoa bersama-sama akan dapat membuat kemajuan yang jauh lebih besar bagi Dia daripada jika masing-masing berusaha sendiri-sendiri. Pada saat orang-orang kristiani bersatu untuk melayani Tuhan, mereka dapat menjadi kekuatan yang luar biasa bagi Allah dalam memenuhi kehendak-Nya bagi gereja.

(Ibrani 10:24,25).
Marilah kita bersukacita dan ikut serta dalam membangun kekuatan dan persekutuan dalam satu tubuh Kristus. Gereja yang efektif akan mengikuti keteladanan yang ditunjukkan oleh binatang-binatang kecil tadi yaitu ulat bulu, belalang dan bahkan semut, yakni mereka akan menjadi begitu dahsyat kala bekerja sama dalam sebuah kesatuan.  Kita, manusia  yang mendapatkan pengampunan dan ditebus oleh Tuhan Yesus, yang telah dipersatukan dalam Roh Kudus, tentu : DENGAN BEKERJA SAMA, KITA DAPAT MELAKUKAN LEBIH BANYAK DARIPADA YANG DAPAT KITA KERJAKAN SENDIRI, DALAM PEKERJAAN TUHAN YANG MENJADI TUGAS KITA SEBAGAI PENATUA.

Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik (Ibrani 10:24)

Selamat melayani, Tuhan Yesus memberkati kita. Amin.

BERDOA :



Pnt. Priyo H. Paringgusti (Prie Panggie)
1 Mei 2011

No comments:

Post a Comment